Penyangkalan Terhadap Argumen Keabadian Alam Semesta

174x dibaca
Berikut adalah salah satu penyangkalan dari @Seremonia di Telegram

Kita pahami dulu "alam semesta" yang mana? Sebatas bumi? Seluas langit? Atau ruang? Di sini alam semesta adalah ruang semesta.

Atau kita perluas lagi bahwa "abadi" adalah apapun yang dianggap abadi.

Jadi penekanannya pada "keabadian"nya bukan pada apa yang abadi.

Bahan Keabadian

Lalu, mengapa abadi? Ada pemahaman bahwa sesuatu tidak mungkin berasal dari ketiadaan bahan. Artinya sesuatu ada berasal dari bahan. Semesta dibentuk dari bahan semesta.

Ketika dikatakan semesta terbentuk maka keadaannya baru saja terbentuk dan bisa saja hancur.

Pertanyaannya, apakah hancurnya semesta mengakibatkan hancurnya bahan semesta? Tidak, bahan semesta masih ada. Lalu di sini dikatakan "semesta abadi karena tak bisa dihancurkan" atau kehancurannya semesta tak membuat lenyapnya semesta kecuali sebatas kembali ke asalnya menjadi bahan semesta.

Jadi menurut mereka karena bahan semestanya tetap ada, maka semestanya tetap abadi. Atau bisa dipahami oleh mereka bahwa ciri semesta masih ada di bahannya.

Bahwa bahannya tak lenyap kemanapun, sehingga potensi semesta selalu ada abadi yang berarti semesta meskipun sebatas potensi dianggap abadi.

Terlepas semesta baru saja muncul atau belum pernah muncul, tetap dianggap abadi atas dasar potensi atau bahan semestanya selalu ada abadi. Begitulah pemahaman mereka. Sehingga mereka menganggap semesta atau ciri semesta tetap ada siap sedia yang abadi

PADAHAL YANG ABADI BUKAN SEMESTANYA ATAU BUKAN APAPUN YANG DIANGGAP ABADI, TETAPI POTENSINYA YANG ABADI

Dan potensi semesta bukan semesta. Potensi yang membentuk semesta memang abadi namun itu bukan semesta. Selama sebatas potensi maka itu bukan semesta. Dan setelah potensinya terbentuk menjadi semesta maka keadaan semesta baru saja ada (berawal yang berarti juga bisa berakhir)


INI DARI SATU SUDUT PANDANG.

DAN DARI SUDUT PANDANG MANAPUN, TETAP SEMESTA ATAU AKTUALISASI APAPUN ADALAH TAK ABADI.

Potensi atau yang mereka sebut bahan sebenarnya dari sudut pandang agama adalah KUASA TUHAN.

JADI KUASA TUHANLAH YANG MENGADAKAN SEMESTA BARU SAJA, Bukannya semesta sudah ada sejak dulu. Yang ada sejak dulu adalah Kuasa Tuhan.


sumber : https://t.me/ilmulogika/1/7898