Lidahku kelu, tak mampu bersuara
Namun hati ini berbisik cinta yang nyata
Setiap detik, setiap hela
Terbungkam dalam rindu yang tak kuasa.
Bila ku diam, luka kian dalam
Seperti awan menahan hujan yang kelam
Namun jika ku bicara, seakan teriris
Lidahku berdarah oleh kata yang terguris.
Aku tenggelam dalam dilema tak bertepi
Antara mengungkapkan atau terus menyimpan
Bagaimana mungkin hati bisa bahagia
Jika setiap pilihan hanya membawa derita?
Diam menambah beban yang tak terucap
Bicara pun tak mampu meredakan getir yang pekat
Terperangkap dalam bayang-bayang cinta
Tak tahu harus berjuang atau menyerah saja.
Terkadang, cinta bukan soal kata-kata
Melainkan perasaan yang tak terlukis maknanya
Namun betapa perih ketika ku tak mampu berkata
Bahwa sungguh, cinta ini ada, meski tak berdaya.