Deduksi ini disebut alami, karena dianggap paling mendekati cara berpikir alami manusia. Dalam logika formal, biasanya kita menggunakan simbol proposisi ABC untuk menguraikan sebuah argumen, tapi harusnya kita juga dapat menguraikan dalam bentuk narasi menggunakan bahasa sehari-hari.
Contoh:
1. Kalau hujan, maka kebun basah.
2. Tapi kebun tidak basah
3. asumsikan saja hujan.
4. kebun basah, berdasar hukum implikasi eliminasi dari baris 1 dan 3
5. falsum, baris ke-2 dan ke-4
6. jika diasumsikan hujan, maka falsum, implikasi introduksi baris 3 & 5
7. kesimpulan : tidak hujan, berdasarkan hukum negasi introduksi dari baris ke-6
Bandingkan bila menggunakan variabel ABC.
