apakah saksi Yehuwa itu termasuk ke dalam kelompok Kristen?
Saksi-Saksi Yehuwa mengidentifikasi diri mereka sebagai orang Kristen, karena mereka mengikuti ajaran Yesus Kristus dan menganggap Alkitab sebagai pedoman utama dalam kehidupan beragama. Namun, mereka tidak dianggap sebagai bagian dari arus utama Kekristenan oleh banyak gereja Kristen tradisional (seperti Katolik, Protestan, Ortodoks, dan sebagainya). Ini disebabkan oleh perbedaan keyakinan dan doktrin yang signifikan antara Saksi-Saksi Yehuwa dan gereja-gereja Kristen lainnya.
Beberapa perbedaan utama antara Saksi-Saksi Yehuwa dan Kekristenan tradisional adalah:
Pandangan tentang Trinitas: Saksi-Saksi Yehuwa tidak percaya pada doktrin Trinitas (bahwa Allah, Yesus, dan Roh Kudus adalah satu Allah dalam tiga pribadi). Mereka menganggap Yesus sebagai makhluk ciptaan yang paling tinggi, tetapi bukan Allah yang sama dengan Allah Bapa.
Pandangan tentang Yesus: Saksi-Saksi Yehuwa mengajarkan bahwa Yesus adalah Anak Allah, tetapi bukan Tuhan yang sejajar dengan Allah Bapa. Mereka percaya bahwa Yesus adalah makhluk pertama yang diciptakan oleh Allah dan bahwa Roh Kudus bukanlah pribadi, melainkan kekuatan aktif Allah.
Pandangan tentang keselamatan: Saksi-Saksi Yehuwa percaya bahwa hanya 144.000 orang akan masuk ke surga untuk memerintah bersama Kristus, sementara kebanyakan pengikut setia lainnya akan hidup selamanya di Bumi yang dipulihkan setelah Armagedon.
Hari-hari besar dan simbol keagamaan: Saksi-Saksi Yehuwa tidak merayakan Natal, Paskah, atau hari-hari besar Kristen lainnya, karena mereka percaya bahwa perayaan tersebut memiliki asal-usul yang tidak alkitabiah. Mereka juga menolak penggunaan salib sebagai simbol keagamaan.
Karena perbedaan-perbedaan ini, banyak gereja Kristen tidak menganggap Saksi-Saksi Yehuwa sebagai bagian dari Kekristenan ortodoks atau tradisional.